Tips Mengkawin Silangkan Ayam Bangkok

Cepatnya perkembangan dunia sabung ayam dengan banyak menghasilkan jenis – jenis ayam dengan variasi yang baru. Beraneka ragam ayam dari berbagai negara telah di kawin silang oleh para peternak ayam untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ayam petarung.

Kawin silang ayam seperti ayam bangkok dan ayam burma (Birkok), ayam vietnam dan ayam bangkok, ayam bangkok dan ayam shamo, dan ayam petarung lain dilakukan. Jenis – jenis ayam sabung 3 darah, 4 darah menghasilkan sebagai salah satu bentuk varietas ayam unggul dari persilangan adu ayam.

Kawin silang ayam petarung sangat perlu untuk diperhatikan jika Anda menginginkan ayam sabung Anda menjadi ayam sabung jenis baru. Gen ayam terkuat diketahui dominan dalam persilangan ayam dan mempengaruhi cetak hasil ayam. Baik hilang atau tidaknya suatu gen ayam petarung, perlu Anda pertimbangkan. Hasil dari perkawinan silang bisa berbuah manis dan ada yang juga bisa berbuah pahit. Pemilihan induk ayam kualitas unggul dirasa perlu. Jika ayam bangkok yang juara menjadi pilihan, perhatikan gen masing-masing ayam. Hasil silang anak ayam bangkok mana lebih unggul dapat dilihat melalui proses pengabaran.

Cara kawin silang induk ayam bangkok dengan ayam yang lain mudah dilakukan. Secara alami dalam kandang umbaran atau dengan sistem kawin dodokan juga bisa menjadi solusi. Cara dodokan dalam mengkawinkan induka ayam bangkok bisa dilakukan dengan cara memegang induk ayam betina, kemudian induk jantan itu akan mengawini si betina. Induk jantan yang berkualitas bagus tidaklah terlalu sulit jika dikawinkan dengan cara dodokan. Cara kawin ayam dodokan juga dikenal cepat untuk menghasilkan keturunan. Cara alami ini baru dilaksanakan apabila indukan pejantan ayam bangkok tidak mau kawin dengan didodok. Dapat juga dengan cara inseminasi buatan. Siap-siap untuk merogoh kocek anda untuk cara satu ini.

Pejantan ayam bangkok dapat mengawini 3 sampai 4 ekor induk betina. Cara mengawinkan pun terbilang mudah. Kendala dalam memilih induk betina dan pejantan yang berkualitaslah yang mungkin sering menjadi kendala tersebut. Dan yang pastinya Anda tidak menginginkan gen dari ayam bangkok unggul kesayangan anda hilang bukan? Oleh karena itu, pemilihan anakan yang unggul kualitasnya sangat diperlukan karena dapat mempengaruhi gen pada cetak hasil anak ayam bangkok silangan nanti. Pemerhatian dalam mengawinkan hasil anak ayam silangan dirasa perlu dengan tidak mengawinkan saudara sekandung (berinduk sama). Perkawinan antara induk (F1) dan anak (F2) masih diperbolehkan. Begitu juga dengan perkawinan antara indukan (F1) dengan cucu (F3) supaya dapat mengantisipasi anak ayam bangkok yang cacat dapat dicegah.

Sekian dari informasi yang dapat kami sampaikan mengenai tips mengkawin silangkan ayam bangkok, semoga dengan informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda yang sedang mencari sebuah informasi mengenai dunia sabung ayam.

Comments are closed.