Tiga Bentuk Latihan Dasar Otot Kaki Untuk Ayam Petarung

Untuk membuat otot kaki ayam petarung menjadi kuat, Anda memerlukan latihan secara rutin. Caranya adalah dengan memegang depan dan belakang ayam tersebut dengan kedua pergelangan tangan Anda. Pergelangan tangan kiri untuk memegang paha, pergelangan tangan kanan untuk memegang leher. Dengan posisi sedang jongkok, Anda gerakkan kedua pergelangan tangan Anda ke depan dan ke belakang, ke kiri dan ke kanan. Ayam tersebut akan dengan sendirinya melakukan gerakan tangan Anda. Ayam yang sudah terbiasa akan memiliki leher dengan otot yang kuat.

Latihan seperti ini juga berguna untuk memperkuat otot-otot kaki ayam petarung. Untuk tahap permulaan latihan dapat dilakukan selama 2 menit. Setelah 1 minggu meningkat menjadi 3-4 menit. Setelah itu latihan secara rutin selama 5 menit setiap harinya. Cara lain untuk melatih leher ayam adalah dengan mengurut. Ayam yang sudah cukup umur bisa dicoba untuk latihan bertarung. Dengan pukulan yang diterima, maka otot leher ayam petarung akan dengan sendirinya menjadi kebal.

Untuk menghabisi lawan, leher ayam petarung wajib berkualitas, tidak panjang dan tidak pendek. Leher ayam petarung yang terlalu panjang akan membuat ayam tersebut sulit untuk menghindari serangan musuh. Untuk leher ayam petarung yang terlalu pendek bisa membuatnya sulit untuk mengunci lawannya. Sela-sela tulang leher wajib rapat, karena banyak kasus ayam petarung yang kalah karena pukulan di bagian leher yang tulangnya terbuka sehingga mengenai bagian sarafnya. Maka dari itu Anda membutuhkan latihan untuk memperkuat fisik serta mental ayam petarung supaya bisa menjadi juara di arena pertarungan adu ayam.

Berikut di bawah ini kami akan berikan tiga bentuk latihan dasar untuk membentuk otot kaki ayam petarung Anda, yaitu sebagai berikut:

  1. Agar kuda-kuda ayam petarung Anda dan otot sayapnya menjadi kuat bisa dilakukan dengan cara memasukkan ayam tersebut kedalam kandang, kemudian digantung dengan ketinggian sekitar 1 meter. Selagi digantung putarlah kandang itu secara perlahan. latihan ini bisa dilakukan setiap hari dengan waktu sekitar 3 sampai 5 jam.
  2. Pada saat ayam tersebut sedang tidur di malam hari usahakan ayam itu tidur pada tenggeran tali seperti tali timba atau tali tambang. Yang penting lentur agar ayam petarung bisa mencengkeram erat tali itu sehingga melatih keseimbangan untuk tidak terjatuh.
  3. Taruh ayam petarung di sore hari dalam geber setinggi 70 sampai 80 cm, dengan diameter 1 meter saja. Cara ini dilakukan supaya ayam petarung bisa mencoba untuk melompat keluar dan itu bagus untuk melatih otot kaki ayam tersebut. Dengan cara ini pasti ayam petarung Anda akan sering melompat.

Sekian dari informasi yang dapat kami sampaikan mengenai tiga bentuk latihan dasar otot kaki untuk ayam petarung, semoga dengan informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda dan dapat menambah wawasan Anda mengenai dunia sabung ayam.

Comments are closed.