Teri Dan Katul Sebagai Pakan Spesial Bagi Ayam Bangkok Petarung

Untuk memberikan pakan bangkok seperti teri dan katul, skala yang paling tepat adalah sebanyak 1 hingga 30 ekor ayam saja, yang berusia remaja dan dewasa.

Pakan buatan ini pun tentunya sangat cocok untuk peternak bebek dan juga ayam kampung. Pakan buatan ini memiliki kandungan gizi yang tinggi yang sangat membantu ayam anda untuk bertarung di arena sabung ayam. Untuk itu, dibawah ini akan jelaskan secara detail mengenai pakan yang dapat anda gunakan :

1. HARGA DAN KANDUNGAN KARBOHIDRAT KATUL

Para peternak ayam bangkok tradisional sudah pasti sangat mengenal dan mengetahui fungsi dari katul (dedak penggilingan beras).

Kandungan gizi yang terdapat pada katul ini yang paling sangat dominan adalah karbohidrat mencapai 34 hingga 50 % dan protein 12 hingga 15%.

Namun, untuk kadang protein yang terkandung pada katul tidak tinggi, sehingga hal ini tidak dapat diberikan kepada anak ayam yang pada dasarnya membutuhkan asupan protein yang tinggi agar dapat mempercepat dan meningkatkan proses pertumbuhannya. Disamping itu, katul juga banyak mengandung serat kasar sehingga sangat sulit dicerna oleh anak ayam aduan.

Kandungan energi yang besar yang dimiliki oleh katul sangat cocok sekali dengan kebutuhan ayam remaja dan juga dewasa untuk dapat menjalani sesi aktifitas dan juga latihannya untuk persiapan adu ayam.

Harga eceran katul di pasar berkisar antara Rp 2.000 hingga 3.000 per kg. Harga yang lebih murah dapat diperoleh langsung dari tempat penggilingan padi berkisar Rp 1,200- hinggaRp 2,000- per kg.

2. HARGA DAN KANDUNGAN PROTEIN IKAN TERI,

Secara umum diketahui bahwa ikan merupakan sumber protein, artinya memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga sangat baik untuk pertumbuhan ayam bangkok petarung anda, khususnya lagi anakan ayam.

Kandungan gizi ikan teri asin sekitar 42%, dan hampir tidak memiliki kandungan karbohidrat. Ikan teri asin juga mengandung mineral kalsium dan fosfor yang tinggi, yang diperlukan untuk pembentukan dan penguatan tulang. Sumber mineral pada kalsium ikan teri asin ini sebetulnya berasal dari tulang ikan asin tersebut.

Sebagai perbadingan saja, kadar protein pakan butiran (pelet/pur) seperti Cargill atau Phokphan jenis pakan anakan (BR1) mengandung protein berkisar 22-23%. Proteinnya sangat cukup tinggi dari katul sekitar 11 hingha 15%, tetapi jauh lebih rendah dari ikan teri asin hanya 42%.

Harga ikan teri asi tergolong tinggi, yaitu dengan harga mencapai Rp 30,000- hingga 40,000- per kg. Untuk membuat pakan, yang digunakan adalah ampas ikan teri, yaitu ikan teri yang rusak atau hancur yang merupakan sisa dari sortiran.

3. CARA MEMBUAT PAKAN AYAM DARI TERI DAN KATUL

Cara membuat pakan ayam bangkok dari bekatul dan ampas ikan teri ini saya uraikan dari hasil pengalaman para senior yang memelihara ayam bangkok petarung remaja dan dewasa sekitar 10-20 ekor saja, tidak termasuk anakan.

Ampas ikan teri asin biasanya dibeli di pasar sebanyak 20-30 kg.

Pertama cuci ikan teri dengan air agar garamnya hilang. kemudian teri tersebut digiling dengan menggunakan blender atau mixer. Bubur ikan asin tadi kemudian campurkan dengan menggunakan dedak katul. Campuran dedak ini dengan menggunakan bubur ikan asin yang sudah diblender tadi sudah siap langsung diberikan kepada ayam, lalu sisanya dapat anda gunakan kembali besok harinya.

Jika pakan ini digunakan untuk mempercepat pertumbuhan dari anakan ayam remaja atau untuk indukan ayam betina yang ada, baiknya harus tambahkan menggunakan ikan teri menjadi lebih banyak misalnya dengan perbandingan 60:40.

Demikianlah penjelasan mengenai cara pembuatan pakan dari teri dan katul. Setelah dijelaskan diatas ini, harapan kami adalah agar anda dapat menciptakan berbagai ayam bangkok petarung yang sangat siap untuk anda bawa ke arena sabung ayam.

Comments are closed.