Merawat Ayam Bangkok Sebelum dan Sesudah Adu Ayam

Di sini saya membocorkan bagaimana untuk mengambil bangkok perawatan ayam yang baik sebelum dan sesudah adu ayam, semoga bermanfaat:

* daya tahan:

Untuk daya tahan bekerja dalam durasi maksimum (daya tahan). Dalam bahasa per-ayaman lebih dikenali dengan istilah ‘napas’.

 

Ayam karakteristik kurangnya stamina:

– The napas adlh ayam yang paling jelas bahwa ngap2an meskipun itu diairi dengan baik.

– Bagian dada membengkak sedikit keras.

 

Stamina dapat ditingkatkan hanya dengan cara yang berolahraga rutin. Bagaimana latihnya macam2: Kliter, berenang, gertakan, Gebrak membungkus peck, mantra sihir, dll, dll

Semakin sering ayam dilatih, semakin terbiasa bekerja keras (memiliki stamina).

adu ayam

* kekuasaan:

Kekuatan atau energi yang mampu membuat otot bekerja.

Fitur kekurangan energi:

– Power pukulan itu tidak optimal.

– Kaki terlihat memukul berat.

– Kuda2 lemah.

Banyak yang keliru yang menyebabkan daya krn kurang olahraga. Bahkan, dengan latihan kekuatan akan terkuras dan lelah ayam. Semakin banyak pelatihan, ayam  kita akan terkuras kekuatan nya.

Jadi jika ayam kita kurang daya, tidak harus digebrak pertama.

Kekuasaan dapat diperoleh dari makanan yang bergizi, suplemen / herbal dan sisanya siku.

Pakan sumber energi / tenaga: Yg mengandung karbohidrat dan glukosa.

 

* otot:

Jaringan dalam tubuh ditugaskan untuk membuat kontraksi Untuk bergerak dahan.

ayam fitur belum berotot:

– Pukulan sasaran ngawur.

– Langkah terseok2.

– Sayap lemas.

 

Stamina dan daya dapat dikejar dengan pelatihan dan perawatan-mendalam (campur tangan manusia). Tapi pertumbuhan otot terjadi secara alami.

Itu sebabnya, anak-anak adu ayam muda akan kehilangan otot dari ayam yang sudah berumur. Ayam tumbuh s / d 10 bulan. Sebelum usia 10 bulan, otot tidak berkembang asupan makanan krn maksimum dalam fokus Untuk pertumbuhan tubuh secara umum.

Ayam tegang pertumbuhan otot sebelum cukup usia, itu akan tampak kerdil krn kerdil.

Yang harus dilakukan untuk ayam2 adlh kereta dan bentuk otot muda secara bertahap sesuai dengan usia.

 

Untuk pertumbuhan otot memaksimalkan, ayam harus dilatih serta membentuk stamina. Selain ayam harus diberi makan asupan protein Untuk bahan pembentuk otot.

 

Mudah2an deskripsi ini bisa menjadi panduan untuk apa yang harus kita lakukan ketika kita kurang dari kinerja maksimum ayam.

Misalnya, ayam yang terus-menerus dilatih, akan kekurangan tenaga ketika di Abar / dalam perkelahian. Untuk itu, sekali dilatih, ayam untuk pakan, suplemen / vitamin dan istirahat yang cukup untuk memulihkan kekuatannya. Jangan lupa untuk ekstra makanan tinggi protein yang dapat sepenuhnya dikembangkan otot.

 

Mengenai bagaimana latihnya, setiap perawat memiliki masing2 resep. Semuanya benar. Yang penting kita harus tahu prinsip2 dasarnya.

Comments are closed.