Kehebatan Ayam Bangkok Putih Yang Melegenda Di Dalam Maupun Luar Arena Sabung Ayam

Bila membahas mengenai karakter bulu pada ayam bangkok dapat kita kategorikan menjadi beberapa kelas tertentu berdasarkan warna bulu yang dimilikinya. Masing-masing warna yang diyakini memiliki karakter yang berlainan, salah satu yang paling unik adalah ayam bangkok putih atau yang dikenal dengan ayam kinantan.

Ayam bangkok warna putih ini dianggap unik karena selalu dikaitkan dengan mitos yang berbau mistis. Lalu, apa saja mitos-mitos tersebut? Dalam sajian berikut ini akan dijelaskan secara gamblang mengenai mitos-mitos tersebut.

Ada banyak mitos yang menyertai sejarah perkembangan ayam laga yang berwarna putih ini. Mitos yang ada juga berbeda-beda menurut daerah masing-masing.

Hasil dari analisa yang dilakukan oleh para senior pemain sabung ayam di berbagai daerah menyimpulkan bahwa ayam putih ini diyakini memiliki kemampuan :

1. Penolak Bala
Mitos pertama mengenai ayam putih ini berkaitan dengan mistis yaitu sebagai penolak bala. Ayam laga berwarna putih ini apabila dipelihara dirumah diyakini dapat menolak atau menghindarkan segala gangguan halus yang mendekati rumah tersebut dan dapat membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Itulah sebabnya ayam kinantan ini sering dicari dan dipakai oleh paranormal sama seperti hal nya ayam cemani/ ayam hitam.

2. Ditakuti Lawan
Meskipun ayam jenis ini berasal dari keturunan ayam pada posisi yang terakhir, hal ini bukan berarti ia tidak ditakuti oleh ayam katuranggan lainnya. Kharisma ayam ini justru lebih kuat dibanding ayam klawu, jalak, dan blorok. Hal ini bukan merupakan usapan jempol, karena anda bisa langsung melihatnya dengan mendekatkan ayam bangkok putih tersebut dengan ayam bangkok berwarna lainnya.

3. Penimbul Kekacauan di Arena
Menurut beberapa penggemar sabung ayam yang berpengalaman, ayam kinantan apabila dibawa ke arena laga bisa menimbulkan kekacauan. Kekacauan yang dimaksut adalah tekanan mental yang diberikan ayam ini sangat tinggi, sehingga membuat lawannya akan lari ketakutan ketika berhadapan dengan ayam ini.

Situasi ini biasanya membuat para petaruh menjadi gerah, bukan ayam saja yang berlaga, tapi kerap sekali para petaruh menjadi saling mengolok yang akhirnya memicu perkelahian antar petaruh. Inilah yang menyebabkan pada pertandingan adu ayam sekarang jarang sekali menggunakan ayam bangkok putih sebagai pesertanya untuk menghindari kejadian seperti itu.

4. Menurunkan Mental
Dalam laganya, ayam putih ini akan bertarung habis-habisan jika berhadapan dengan lawan yang tangguh. Apalagi ketika terkena pukulan lawan yang mengoyak bagian kepala atau badannya sehingga darah mengucur dari luka tersebut dan mengalir mengenai bulu putihnya, karena kontrasnya warna merah darah dengan warna bulunya ini membuat mental tarung lawan turun selamanya dan untuk selanjutnya ayam tersebut tidak akan pernah berlaga dengan ganas lagi.

5. Sulit Dipukul
Mitos terakhir mengenai ayam ini adalah kewaspadaan dan kejelian dalam menghindari pukulan lawan. Sebenarnya mitos ini muncul karena warna putih pada ayam ini menyilaukan terutama saat dilaga adu ayam pada pagi hari. Silau dari warna bulunya yang membuat lawan tidak dapat memukul dengan tepat.

Comments are closed.