Ayam Langka Yang Memiliki Ekor Terpanjang

Halo sahabat para peternak adu ayam, pertemuan kali ini kami akan membahas ayam yang unik serta langkah yang memiliki ekor sangat panjang, Ayam kawin silang antara ayam Onagadori dengan jenis ayam lainnya. Sehingga menghasilkan ayam phoniex. Ayam ini baru masuk Amerika pada tahun 1924, namun silver phoniex baru resmi diterima tahun 1965 dan Gold Phoniex tahun 1983.

Ayam phoniex masih termasuk jenis ayam onagadori karena memiliki bulu ekor yang sangat panjang. Panjang bulu ekornya mampu mencapai 200 – 270 cm. Ayam phoniex ini memiliki gen yang sangat baik sehingga ayam ini mempunyai ekor panjang dan dapat bertumbuh terus. Keindahan bulunya yang panjang dapat mempengaruhi nilai jual ayam tersebut, untuk itu diperlukan perawatam yang optimal serta harus berhati-hati dari anakan sampai induk.

Ayam phoniex sendiri termasuk hewan yang aktif dan produktif sehingga membutuhkan makanan berprotein tinggi agar ekornya dapat tumbuh panjang optimal. Makanan yang cocok untuk ayam jenis ini adalah jagung halus, beras merah dan ketan hitam. Tempat yang cocok untuk memelihara ayam jenis ini adalah di perkebunan yang luas, mereka akan tumbuh dengan baik bila diletakan di tempat yang bebas. Setiap 1 – 2 tahun sekali bulu pada ekornya akan mengalami perganitan.

Berikut ciri-ciri ayam Phoniex yang langkah ini:

  • Memiliki ekor panjang
  • Tidak pandai berkelahi
  • Postur tubuhnya mirip dengan ayam Onagadori
  • Kulit berwarna kuning
  • Jengger tipe tunggal dengan 5 gerigi berwarna merah
  • Telur berwarna vanila
  • Berat ayam Phoniex jantan dewasa 2 -2,5 Kg dan betina 1,5 – 1,8 Kg
  • Tidak liar

Demikian ulasan diatas mengenai ayam langka yang memiliki ekor terpanjang. Mungkin para peternak dan penghobi sabung ayam ingin mencoba memelihara ayam yang satu ini. Sekian pertemuan kita kali ini. Terima kasih.

Comments are closed.